Bagaimana Natrium sianida digunakan dalam penambangan emas?

Peran Natrium Sianida dalam Ekstraksi Emas Modern


Bagaimana Natrium Sianida digunakan dalam penambangan emas? Natrium Sianida Penambangan Emas Sianidasi Ekstraksi Pelindian Penggantian Seng Adsorpsi Karbon Aktif Pengolahan Tailing Bijih Kadar Rendah No. 1gambar

Sodium sianida (NaCN), sebagai reagen inti untuk Ekstraksi Emas, mewujudkan transformasi dari bijih menjadi emas melalui sianida metode dalam gold MiningProses ini melibatkan operasi kimia yang kompleks dan kontrol proses yang ketat. Berikut ini adalah langkah-langkah penggunaan spesifik dan detail teknis utama:

Bagaimana Natrium Sianida digunakan dalam penambangan emas? Natrium Sianida Penambangan Emas Sianidasi Ekstraksi Pelindian Penggantian Seng Adsorpsi Karbon Aktif Pengolahan Tailing Bijih Kadar Rendah No. 2gambar

Proses Sianidasi Emas

I. Perlakuan Awal Bijih

1.Penghancuran dan Penggilingan

Bijih dihancurkan dan digiling menjadi bubuk halus (biasanya dengan ukuran partikel ≤ 75μm) untuk meningkatkan luas kontak dengan Natrium Sianida solusi.

2.Flotasi atau Konsentrasi Gravitasi

Bijih bermutu rendah perlu dikonsentrasikan terlebih dahulu untuk mineral emas melalui flotasi atau konsentrasi gravitasi untuk mengurangi jumlah bijih untuk perawatan sianidasi berikutnya.

II. Reaksi Pelindian Sianidasi

1.Kondisi Pelindian

  • Persiapan Solusi: Larut natrium sianida dalam air untuk membentuk larutan encer dengan konsentrasi 0.01% -0.1% (konsentrasi spesifik bergantung pada mutu bijih).

  • Lingkungan Alkali: Tambahkan kalsium oksida (CaO) atau natrium hidroksida (NaOH) untuk menyesuaikan pH menjadi 10-11 guna mencegah penguraian sianida menjadi gas hidrogen sianida (HCN) yang sangat beracun.

  • Pasokan Oksigen: Pertahankan konsentrasi oksigen terlarut dalam larutan (biasanya > 5 mg/L) dengan aerasi atau pengadukan untuk mendorong reaksi oksidasi.

2. Reaksi Kimia

Emas bereaksi dengan sianida dalam lingkungan basa dan aerobik untuk membentuk kompleks yang larut:

4Au + 8NaCN + O₂ + 2H₂O → 4NaAu(CN)₂ (natrium aurosianida) + 4NaOH

Reaksi ini perlu berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari untuk memastikan emas larut sepenuhnya.

III. Pengendapan dan Pemulihan Emas

1.Metode Penggantian Seng

Tambahkan bubuk seng atau kawat seng ke dalam larutan pelindian, dan emas diendapkan melalui reaksi penggantian:

2Au(CN)₂⁻ + Zn → 2Au↓ + Zn(CN)₄²⁻

Bubuk emas yang dihasilkan dicuci dan dilebur untuk mendapatkan emas mentah.

2.Metode Adsorpsi Karbon Aktif

Dalam larutan alternatif, karbon aktif dapat secara selektif menyerap Au(CN)₂⁻ dalam larutan, dan kemudian emas dipulihkan melalui desorpsi suhu tinggi.

IV. Pengolahan Tailing dan Pengendalian Keamanan

1. Netralisasi Sianida

Bubur tailing setelah pelindian perlu mengoksidasi sisa sianida dengan menambahkan natrium hipoklorit (NaClO) atau hidrogen peroksida (H₂O₂):

CN⁻ + ClO⁻ + H₂O → CNO⁻ + Cl⁻ + 2OH⁻

Terakhir, kurangi konsentrasi sianida ke standar keamanan lingkungan (biasanya < 0.5 mg/L).

2. Sistem Sirkulasi Loop Tertutup

Mengadopsi proses tertutup untuk mengurangi pembuangan larutan sianida, dan tingkat penggunaan kembali beberapa perusahaan dapat mencapai lebih dari 90%.

V. Kendala Teknis dan Arahan Optimasi

1. Gangguan Kotoran

Ion logam seperti tembaga dan besi akan menyerap sianida. Perlakuan awal (seperti pemanggangan untuk desulfurisasi) atau penambahan inhibitor (seperti natrium sulfida) diperlukan untuk mengurangi dampaknya.

2.Pengolahan Bijih Bermutu Rendah

Untuk emas yang tersebar halus dan tertutup, teknologi pra-oksidasi biologis (seperti pelindian bakteri) atau oksidasi tekanan diadopsi untuk memecah struktur mineral dan meningkatkan laju pelindian emas.

3.Peningkatan Teknologi Perlindungan Lingkungan

Mengembangkan agen pelindian rendah-sianida atau bebas-sianida (seperti tiosulfat), dan mengeksplorasi proses pemulihan baru seperti deposisi elektrokimia.

Kesimpulan

Aplikasi dari Sodium sianida dalam penambangan emas bergantung pada kontrol proses yang tepat dan manajemen keselamatan yang ketat. Meskipun toksisitasnya telah menimbulkan kontroversi, efisiensinya yang tinggi dan manfaat ekonominya tetap menjadikannya teknologi utama. Di masa mendatang, dengan peningkatan persyaratan perlindungan lingkungan, metode sianidasi akan berkembang sejalan dengan teknologi hijau, yang mendorong transformasi penambangan emas menuju arah yang lebih aman dan berkelanjutan.

Anda juga mungkin menyukai

Konsultasi pesan online

Tambahkan komentar:

+8617392705576Kode QR WhatsAppKode QR TelegramPindai kode QR
Tinggalkan pesan untuk konsultasi
Terima kasih atas pesan Anda, kami akan segera menghubungi Anda!
Kirim
Layanan Pelanggan Online